PANGKALPINANG, IPHEDIA.com – Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) terus berupaya menciptakan dan menumbuhkan wirausaha baru serta mendorong pertumbuhan industri kerajinan yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.

“Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan dan Dekranas berupaya terus menciptakan dan menumbuhkan wirausaha baru,” ujar Ketua Umum Dekranas, Wury Ma’ruf Amin Wury Ma’ruf Amin, saat membuka workshop e-smart IKM Babel, di Pangkalpinang, Kamis (27/2/2020).

Salah satunya, kata dia, dengan mengembangkan kerajinan asli Bangka Belitung sektor kerajinan dan melakukan promosi serta mendorong perluasan pasar produk kerajinan baik secara online maupun offline.

Menurutnya, saat ini kinerja ekspor industri kerajinan Indonesia saat ini mengalami kenaikan. Nilai ekspor kerajinan Indonesia pada akhir 2019 mencatatkan nilai 892 juta US Dolar, atau senilai Rp12,48 triliun atau naik 2,5 persen dari nilai ekspor 2018 sebesar 870 juta US Dolar.

“Hal ini cukup membanggakan dan diharapkan dapat terus ditingkatkan lagi, sehingga Indonesia dapat menjadi salah satu produsen kerajinan terbesar di dunia,” katanya.

Kerajinan, jelas dia, merupakan salah satu sektor industri kreatif yang mampu memberikan kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Industri kerajinan yang didominasi oleh pelaku IKM ini dinilai terus berkembang, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan yang cukup besar.

Sumber: Iphedia.com